![]() |
| ilustrasi |
The agent of change, yah kata-kata ini yang terkadang terlupakan oleh beberapa mahasiswa. Saat mereka dibutuhkan, terkadang mereka melupakan hal ini. Sebut saja di suatu daerah tempat seorang teman saya tinggal, banyak sekali mahasiswa yang nge-kos dan nyewa rumah di sana. Nah permasalahannya adalah setelah saya perhatikan, desa tersebut seperti sepi dari kegiatan para mahasiswa/mahasiswi yang ada di sana, padahal di sana merupakan ladang yang sangat luar biasa bagusnya untuk mengimplementasikan fungsi mereka, yaitu sebagai the agent of change.
Permasalahan yang sering saya perhatikan adalah kurangnya partisipasi mahasiswa dalam kegiatan kemasyarakatan, kurangnya minat melaksanakan ibadah berjama'ah, dan lain-lain.Padahal salah satu bentuk sosial dari mahasiswa adalah mau untuk bergabung dalam kegiatan masyarakat, seperti shalat berjama'ah bersama masyarakat. Memang sih beberapa mahasiswa disibukkan dengan kegiatan kampus, tapi ada hal yang terlupakan oleh beberapa mahasiswa, mereka sangat jarang memberikan waktu luang untuk masyarakat di desa tempat mereka tinggal. Padahal masa-masa seperti itulah yang paling bagus, mereka bisa dekat dengan masyarakat, masyarakat dapat mengenal siapa sih mahasiswa yang tinggal di desa mereka, dan apa yang bisa mereka (mahasiswa) berikan untuk desa tersebut sebagai bukti bahwa mereka mahasiswa, the agent of change.



