Social Icons

Pages

Rabu, 19 Februari 2014

Aku Ingin Nikmat itu Kembali !

ilustrasi
Sejenak aku berpikir, betapa lemahnya diri ini untuk mengingat-Nya. Lagi-lagi konsistensiku digoyangkan dengan berbagai bisikan. Aku terlampau sibuk dengan kegiatanku, sampai-sampai apa yang telah aku rencanakan dan rutinitas ibadahku terganggu. Saat ingin melakukannya, ada saja penghambat. Yah, aku sibuk, bahkan sangat sibuk dengan urusan duniaku. Aku terlalu lemah dalam menjaga kekhusyukan ketika beribadah kepada-Nya. Ya Allah, aku malu kepadamu, aku terlalu sibuk dengan urusan duniaku dan sampai mengalahkan nikmat bertaqarrub kepada-Mu..!
Rindu rasanya bisa kembali khusyu' dalam beribadah kepada-Nya. Rindu rasanya untuk menangis dihadapan-Nya. Rindu sekali akan hal semua itu. Aku rindu kenikmatan ibadah. Ya, aku kehilangan beberapa nikmat itu beberapa saat ini. Aku harus meraih itu semua kembali, karena tak ada nikmat yang paling indah didunia ini selain nikmat beribadah kepada-Nya.

Rabu, 12 Februari 2014

Episode Baru


Beberapa hari yang lalu menjadi hari yang bersejarah untuk kita. Siapa sangka hari itu ternyata kita dipersatukan dengan ikatan persahabatan yang kokoh, Insya Allah. Hari itu kembali kutemukan permata-permata yang hilang setelah beberapa tahun lamanya mungkin tidak pernah kumerasakannya lagi. Ya, mungkin akulah yang menyebabkan perasaan itu tenggelam beberapa saat di samudra pasir, dan hari itu kucoba menggali memori yang pernah tertanam. Aku malu melihat diriku yang lalu, kelam seperti malam tanpa rembulan. Sesekali kumenjenguk kenangan-kenangan indah, dan hari ini aku temukan kembali keluarga baruku. Aku berhasil !
Inilah nikmatnya persahabatan, meski baru seumuran jagung, aku yakin kita bisa melangkah mengarungi hamparan samudra, jika kita bersama. Senang rasanya bisa kembali seperti dahulu, walau kali ini di episode yang baru, namun kali inilah kembali kurasakan hangatnya kebersamaan. Aku bahagia memiliki mereka dan aku senang melihat mereka tersenyum manis. Inilah episode baruku, aku tak ingin episode lama menghantuiku kembali.