![]() |
| ilustrasi |
Sejenak aku berpikir, betapa lemahnya diri ini untuk mengingat-Nya. Lagi-lagi konsistensiku digoyangkan dengan berbagai bisikan. Aku terlampau sibuk dengan kegiatanku, sampai-sampai apa yang telah aku rencanakan dan rutinitas ibadahku terganggu. Saat ingin melakukannya, ada saja penghambat. Yah, aku sibuk, bahkan sangat sibuk dengan urusan duniaku. Aku terlalu lemah dalam menjaga kekhusyukan ketika beribadah kepada-Nya. Ya Allah, aku malu kepadamu, aku terlalu sibuk dengan urusan duniaku dan sampai mengalahkan nikmat bertaqarrub kepada-Mu..!
Rindu rasanya bisa kembali khusyu' dalam beribadah kepada-Nya. Rindu rasanya untuk menangis dihadapan-Nya. Rindu sekali akan hal semua itu. Aku rindu kenikmatan ibadah. Ya, aku kehilangan beberapa nikmat itu beberapa saat ini. Aku harus meraih itu semua kembali, karena tak ada nikmat yang paling indah didunia ini selain nikmat beribadah kepada-Nya.

